Thaksin: Pasukan Thailand Mungkin akan Dikurangi di Selatan

Thaksin: Pasukan Thailand Mungkin akan Dikurangi di Selatan

- detikNews
Kamis, 31 Mar 2005 15:54 WIB
Jakarta - Kekerasan di Thailand selatan terus terjadi. Pemerintah Thailand mungkin akan mengurangi pasukannya di wilayah konflik itu. Demikian disampaikan Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra, hari Kamis ini. Sebuah statemen yang mengisyaratkan kemungkinan perubahan taktik pemerintah dalam menangani konflik di Thailand selatan."Sebagian besar tentara akan harus mengubah tugas mereka untuk memainkan peran dalam pembangunan dan perlindungan. Jadi kita mungkin harus menyesuaikan jumlah pasukan. Saya telah meminta menteri dalam negeri dan pertahanan untuk mempertimbangkan isu ini," ujar PM Thaksin kepada wartawan di ibukota Bangkok.Thaksin tidak secara spesifik mengatakan bahwa dirinya akan menarik pasukan yang dipersenjatai lengkap. Namun dituturkannya, artileri berat yang mudah terlihat mungkin justru memperburuk situasi di Thailand selatan. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (31/3/2005)."Saya katakan saat sidang kabinet Selasa lalu bahwa prajurit bersenjata berat sebaiknya tidak digunakan karena mereka justru hanya akan menarik serangan-serangan, membakar situasi," tutur pemimpin negeri Muangthai itu.Pernyataan Thaksin yang dilontarkan kali ini memang terdengar lebih lunak. Padahal selama ini Thaksin kerap menyemburkan kata-kata keras menyangkut situasi di Thailand selatan. Pemerintahan Thaksin terus mendapat kritikan pedas atas operasi ofensif yang dilancarkan militer Thai terhadap para pemberontak di wilayah mayoritas Muslim yang berbatasan dengan Malaysia tersebut. (ita/)


Berita Terkait