"Untuk Ibu Marwah Daud kami akan memanggil beliau untuk meminta klarifikasi atau tabayyun," kata Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi kepada detikcom, Jumat (30/9/2016).
Dikatakan Zainut, pemanggilan Marwah akan dilakukan secepatnya, setelah MUI selesai melakukan investigasi menyeluruh terhadap padepokan Dimas Kanjeng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu bagaimana dengan Marwah yang terang-terangan mengaku dan percaya bahwa Dimas Kanjeng punya kesaktian bisa mendatangkan uang, bahkan ia sampai mempertaruhkan nama MUI dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di mana Marwah juga aktif di dalamnya?
"Kalau benar seperti yang diucapkan pasti kami sangat kecewa. Dan dipastikan MUI akan mengambil tindakan secara tegas," kata Zainut. "Untuk hal tersebut kami harus mendengarkan secara langsung dari beliau. Sehingga kami dapat menilai secara obyektif," sambungnya.
(Baca juga: Cerita Marwah Daud Jadi Santri Dimas Kanjeng: Saya Istikharah dan Pelajari 1 Tahun)
Zainut menambahkan, seperti yang dijelaskannya tadi, saat ini MUI masih melakukan investigasi menyeluruh terhadap padepokan Dimas Kanjeng. MUI akan mengeluarkan keputusan jika investigasi selesai.
"Dari aspek ajaran MUI masih terus mendalami dan melakukan kajian secara hati-hati. Karena menyangkut hal yang sangat fundamental. Jadi masih menunggu hasil (investigasi-red). Jika ditemukan indikasi penyimpangan MUI akan menetapkan dalam sebuah keputusan fatwa," imbuh Zainut. (hri/iy)











































