Ibadah arbain adalah melaksanakan salat 40 waktu tanpa putus di Masjid Nabawi. Selama hampir 9 hari tersebut, para jemaah juga memiliki waktu luang untuk sekadar berkeliling kota atau melihat situs bersejarah di sekitar Masjid Nabawi.
Di sekitar Nabawi, ada kompleks pemakaman Baqi. Berdasarkan keterangan di papan pengumuman pintu masuk, di dalam area tersebut ada kurang lebih 10 ribu makam sahabat nabi Muhammad SAW, juga ada makam istri-istri nabi Muhammad SAW kecuali Siti Khadijah yang dimakamkan di kota Makkah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemakaman Baqi (Foto: Madin/detikcom) |
Walau penuh diisi oleh makam sahabat dan keluarga Nabi, namun tak ada yang bisa memastikan secara pasti di mana lokasi persis makam mereka. Beberapa makam memang ada yang berukuran besar dan beda petaknya dengan makam lain, namun para petugas yang berjaga, tak tahu siapa yang dimakamkan di lokasi tersebut.
"Wallahualam," jawab mereka saat ditanya.
Selain pemakaman Baqi, di sekitar kota Madinah juga ada beberapa lokasi bersejarah yang layak dikunjungi. Salah satunya ada pemakaman syuhada di Uhud dan lokasi perang Uhud. Di sana, terdapat pemakaman tertutup, lalu pemandangan gunung Uhud yang indah.
Gunung Uhud (Foto: Madin/detikcom) |
Setelah itu, para jemaah ada yang berkunjung ke Masjid Quba. Masjid pertama yang dibangun di Kota Madinah oleh tangan Nabi Muhammad SAW tersebut ramai dikunjungi saat waktu dhuha. Para jemaah sengaja memilih jam salat sunah karena akan melaksanakan salat wajib di masjid Nabawi. Ada hadits yang menyebutkan, barang siapa yang melaksanakan salat di Masjid Quba dan datang dalam keadaan suci, maka pahalanya setara dengan pahala umrah.
Wisata masjid juga bisa dilakukan ke masjid Qiblatain. Di sana adalah masjid ketika Rasulullah SAW mengubah arah kiblat dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram atau kakbah.
"Waktu itu Rasul sedang salat berjamaah, tiba-tiba berputar arah kiblat. Para jemaahnya pun langsung mengikuti karena yakin ini adalah petunjuk dari Allah," cerita Syamsul Arifin, salah seorang mukimin di Saudi yang tahu banyak sejarah Madinah.
Masjid Quba (Foto: Madin/detikcom) |
Banyak sekali lokasi lain yang bisa didatangi selama di Madinah. Mulai dari masjid-masjid bersejarah sampai lokasi wisata seperti jabal magnet, lokasi yang banyak dikunjungi karena konon ada gaya tarik gravitasi berlebih di sana. Mobil terasa ringan saat menanjak, namun terasa berat saat menurun. Walau banyak yang menyebut ini ilusi optik, namun tak sedikit juga yang percaya ada kekuatan magnet di gunung-gunung di sekitarnya.
Untuk lokasi belanja, Madinah juga menawarkan banyak pilihan. Namun jemaah Indonesia biasanya memilih kurma sebagai oleh-oleh ke Indonesia. Ada sebuah pasar kurma yang letaknya tak jauh dari Masjid Nabawi. Untuk memudahkan tawar menawar, ada toko kurma dengan penjual warga Indonesia di sana. Anda bisa mencoba di toko 95 atau 24.
Toko Kurma (Foto: Madin/detikcom) |












































Pemakaman Baqi (Foto: Madin/detikcom)
Gunung Uhud (Foto: Madin/detikcom)
Masjid Quba (Foto: Madin/detikcom)
Toko Kurma (Foto: Madin/detikcom)