Kadishub DKI: 26 JPO Tak Layak Diperbaiki Tahun ini

Kadishub DKI: 26 JPO Tak Layak Diperbaiki Tahun ini

Niken Purnamasari - detikNews
Kamis, 29 Sep 2016 18:50 WIB
Kadishub DKI: 26 JPO Tak Layak Diperbaiki Tahun ini
Foto: JPO Kramat Sentiong (Foto-Bisma Alief/detikcom)
Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Andri Yansyah menyebut ada lebih dari 26 Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jakarta yang kondisinya rusak atau tidak layak. JPO tersebut akan segera diperbaiki tahun ini.

"Ada 26, jumlahnya mungkin akan lebih. Masalah kelayakan menunggu hasil dari lurah dan camat. 26 (JPO) masih bisa bertambah. Diharapkan semua JPO yang nggak layak tahun ini akan dilakukan perbaikan atau perawatan," jelas Andri di Kantor Dishub DKI, Jl. Taman Jatibaru, Jakarta Pusat, Kamis (29/9/2016).

Anggaran untuk perbaikan satu JPO yakni sekitar Rp 90 juta yang diambil dari Koefisien Lantai Bangunan (KLB) pengembang. Namun, Andri mengaku dana tersebut sebenarnya masih dalam kategori minim untuk sebuah perbaikan JPO.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sangat minimal (Rp 90 juta) kalau untuk (perbaikan) JPO. Saya nanya sama ahli konstruksi dari UI (Universitas Indonesia) sebenarnya ya ukuran Rp 100 juta itu cukup, dengan pertimbangan setiap tahun dilakukan perawatan," kata Andri.

"Pertimbangannya kan nggak setiap tahun nih dilakukan perawatan. Kalau seumpamanya rutin (perawatan), dia (dana perbaikannya) murah. Kalau tunggu rusak dulu, ya maaf," imbuh ia.

Ia mengambil contoh dari kejadian ambruknya JPO di Pasar Minggu pada Sabtu (24/9) lalu. JPO tersebut diakui Andri terakhir dilakukan perbaikan pada 2014 lalu.

"Paling bagus untuk perbaikan setahun sekali, lebih bagus lagi tiap 6 bulan sekali. Tapi anggarannya terbatas jadi 3 tahun sekali. Di JPO Pasar Minggu terakhir kali perbaikan 2014 lalu. Tahun ini mau perbaikan tapi keburu roboh," ungkap Andri.

Jumlah JPO yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini yakni 285 JPO yang terdiri dari 165 JPO Busway dan 120 JPO reguler.

(nkn/Hbb)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads