DetikNews
Kamis 29 September 2016, 17:57 WIB

Kemlu: Diplomat Muda Nara Rakhmatia Tunjukkan Ketegasan Kedaulatan RI

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Kemlu: Diplomat Muda Nara Rakhmatia Tunjukkan Ketegasan Kedaulatan RI Foto: Australia Plus ABC
Jakarta - Berbicara tegas soal posisi Indonesia atas tudingan pelanggaran HAM di Papua, membuat Nara Masista Rakhmatia dikenal. Diplomat muda Nara memang sudah dipersiapkan untuk menjadi pembicara perwakilan Indonesia di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Diplomat kita ini sudah disiapkan secara matang, termasuk bagaimana posisi kita ketika menanggapi hal-hal yang berkembang di sidang (PBB)," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arrmanatha Nasir kepada wartawan di Workroom Coffee, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (29/9/2016).

Kemlu melalui Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di PBB sudah menyiapkan jawaban atas sorotan negara-negara di Kepulauan Pasifik yang menyebut adanya pelanggaran HAM di Papua. Persoalan HAM di Papua ini disinggung pimpinan pemerintahan Kepulauan Solomon dan Vanuatu yang didukung oleh Nauru, Kepulauan Marshall, Tuvalu dan Tonga.

(Baca juga: Mengenal Nara Rakhmatia, Diplomat Muda yang Bacakan Sikap Tegas RI di PBB)

Faktanya sambung Arrmanatha, negara-negara tersebut memanfaatkan isu separatis untuk dibawa ke forum PBB. Selain itu, para 'pengkritik' sambung dia dengan sengaja mengesampingkan pembangunan infrastruktur di Papua yang tengah dikebut pengerjaannya.

"Pembangunan di Papua cukup maju, tapi negara-negara ini (Kepulauan Pasifik) menyoroti hal-hal yang separatis. Itu lah kenapa kita membuat statement itu. Statement itu disampaikan oleh diplomat Indonesia dengan sistem yang matang dan telah dibahas di Kemlu," sambung dia.

(Baca juga: Ini Pernyataan Keras RI yang Dibacakan Nara Rakhmatia di Sidang PBB)

Dalam pernyataan resmi RI yang dibacakan dalam sidang umum PBB, Nara menegaskan komitmen Indonesia terhadap HAM. Kalimat penutup jawaban yang dibacakan Nara juga mengutip pepatah "Ketika seseorang menunjukkan jari telunjuknya pada yang lain, jari jemarinya secara otomatis menunjuk pada wajahnya sendiri" sebagai sindiran balik kepada negara-negara Kepulauan Pasifik.

"Benar yang Nara bilang, kalau kamu nunjuk orang berarti kamu menunjuk diri kamu sendiri. Yang disampaikan Nara adalah tegas, siapa pun yang menyampaikan adalah tegas. Ini masalah NKRI," tutur Arrmanatha.



(fdn/erd)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed