Dari mobil orasi, Iriawan menjamin aspirasi buruh akan sampai ke Presiden Jokowi dan pihak terkait. Jika tidak sampai, Iriawan yang akan mengantarkannya.
"Aspirasi harus sampai. Saya yang mengawal. Kalau tidak sampai saya yang ke sana. Asal demo yang aman, yang tertib," ujar Iriawan dari atas mobil orasi, di depan Istana, Jakarta Pusat, Kamis (29/9/2016). Terlihat Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal berada di samping Iriawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deputi IV Staf Kepresidenan Eko Sulistyo menemui buruh (Bartanius Dony/detikcom) |
Selain Kapolda, Deputi IV Staf Kepresidenan Eko Sulistyo menemui buruh. Eko juga berbicara dari mobil orasi.
"Saya bersama Kapolda sudah membicarakan. Nantinya aspirasi yang sudah disampaikan akan kami teruskan. Saya kira itu. Selebihnya nanti saya akan koordinasi dengan Mas Said Iqbal," kata Eko.
Setelah itu, Kapolda dan Eko turun dari mobil orasi dan pulang. Buruh pun meninggalkan Istana dan longmarch ke MA melalui kawasan Monas.
Buruh yang mengatasnamakan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) berdemo menuntut pemerintah menaikkan upah sebesar Rp 650 ribu, menolak UU Tax Amnesty, dan menolak tenaga kerja asing. Pendemo beraksi dipimpin langsung oleh Said Iqbal. (nwy/try)











































Deputi IV Staf Kepresidenan Eko Sulistyo menemui buruh (Bartanius Dony/detikcom)