"Kenyataannya memang begitu (ada petisi pemecatan Ruhut), meski saat ini KomWas (Komite Pengawas) dan WanHor (Dewan Kehormatan) sedang bekerja," kata Waketum Partai Demokrat, Roy Suryo lewat pesan singkat, Kamis (29/9/2016).
"Masyarakat cerdas juga sudah bisa mengerti bagaimana tidak etisnya yang bersangkutan, kan?" sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sedang di Cikeas dan yang jelas si Ruhut sudah tidak ada lagi di sini, dengan kata lain 'sudah tidak dianggap' oleh PD kok," ujar Roy.
Sebelumnya, Ketua Komite Pemenangan Pilkada PD, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) sebelumnya mendesak Ruhut untuk mundur dari jabatannya. Ruhut menolak dan menyebut Demokrat tidak berani untuk memecatnya.
"Aku tahu kenapa mereka enggak berani pecat aku. Karena karamlah partai ini kalau Ahok menang. Nanti kadernya yang paling hebat dia pecat karena enggak dukung calon dari parpolnya, ternyata menang. Jadi semua kebakaran jenggot," kata Ruhut yang mendukung Ahok ini.
(imk/van)











































