"Kegitan Operasi Cipta Kondisi ini digelar untuk menciptakan situasi yang kondusif menjelang Pilgub DKI agar pesta demokrasi ini berjalan dengan tertib dan kondusif," jelas Kapolres Jakarta Pusat Kombes Dwiyono kepada detikcom, Kamis (29/9/2016).
Operasi Cipta Kondisi digelar pada Rabu (28/9) di beberapa titik seperti kawasan Pasar Senen, Tanah Abang, Senayan dan di beberapa tempat lainnya. Sasaran operasi adalah segala bentuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.
"Beberapa yang diamankan seperti 'pak ogah', timer, kemudian ada yang kedapatan membawa miras, narkoba," imbuh Dwiyono.
Dari 145 orang yang diamankan, 6 orang ditahan karena terbukti melakukan pidana. Sedangkan 139 orang sisanya dilakukan pembinaan karena tidak ada barang bukti.
"Enam orang yang dilakukan penahanan ini karena membawa narkoba, senjata tajam dan melakukan pemerasan," lanjutnya.
Sementara itu, polisi juga mengamankan barang bukti seperti 75,5 gram sabu, 100 butir pil ekstasi, sebilah celurit, 2 unit handphone, uang Rp 80 ribu, 290 botol bir, 40 kaleng bir, 14 botol ciu dan 3 jeriken ciu. (mei/aan)











































