Marwah Daud Tepis Dimas Kanjeng Lakukan Penggandaan Uang

Herianto Batubara - detikNews
Kamis, 29 Sep 2016 02:12 WIB
Marwah Daud Ibrahim (Foto: Ari Saputra/detikFoto)
Jakarta - Marwah Daud Ibrahim menepis adanya penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Marwah Daud yang juga Ketua Yayasan Dimas Kanjeng menyebut, anggota yang datang dan memberi uang sebagai iuran.

"Tidak ada setor penggandaan uang. Yang ada di sana iuran," jelas Marwah, Rabu (28/9/2016).

Marwah menyampaikan di padepokan ada yang namanya sumbangan para santri yang uangnya digunakan untuk berbagai keperluan.

"Fasilitas rumah, toko, dan yang lainnya itu yang menbangun santri," sambung Marwah yang bergabung sejak 2011 ini.

Sumbangan dari anggota bermacam-macam nilainya, ada yang Rp 50 ribu sampai puluhan juta rupiah.

"Ada yang dana yang besar dari pengusaha properti di Makassar yang yakin dengan karomah beliau," imbuhnya.

Jadi menurutnya apa yang dilakukan bukan penggandaan uang melainkan kontribusi dari santri. Dana kontribusi ini nantinya ada juga yang kembali ke anggota.

"Ada yang dikembalikan kan sebagai amil," tutup dia. (dra/hri)