"Tidak ada santri dari kalangan pejabat, termasuk petinggi Polri dan TNI. Jadi bisa saja foto itu hanya untuk kepentingan tertentu," kata Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifudin di ruang kerjanya, Rabu (28/9/2016). Arman tak menyebut nama pejabat yang ada di foto bersama Dimas Kanjeng.
Baca: Ini Penjelasan Panglima TNI Soal Fotonya Bersama Dimas Kanjeng
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kembali ke soal foto, Arman mengatakan, "Bisa saja, foto-foto atau banner Dimas Kanjeng bersama sejumlah pejabat yang terpampang di area padepokan hanya hasil rekayasa."
Polres Probolinggo berharap orang yang merasa dirugikan oleh padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi melapor ke polisi terdekat. (bdh/try)











































