"Mari kita bekerja dengan sungguh-sungguh untuk memenangkan Pilkada," kata Zulkifli Hasan.
Hal ini disampaikannya saat memberi sambutan dalam acara Pelantikan Bersama DPW PAN Jateng dan DPD PAN Se-Jateng Periode 2015-2020 di Hotel Patra Jasa Semarang, Jawa Tengah, Rabu (28/9/2016). Hadir dalam acara ini Amien Rais, Hanafi Rais, Eddy Soeparno, Teguh Juwarno, Desy Ratnasari dan masih banyak lagi.
Ia juga mengingatkan pengurus PAN memperjuangkan ideologi kesejahteraan bagi rakyat. Sebab kesejahteraan menjadi milik rakyat Indonesia.
Zulkifli lantas membakar semangat seluruh pengurus PAN untuk tetap solid. Zulkifli berharap dengan menjaga kesolidan itu dapat membawa partainya semakin besar di seluruh wilayah Indonesia.
"Banyak cara menuju kemenangan. Insya Allah kita bisa, terpulang kepada kesungguhan kita bekerja," tutup Zulkifli.
Memangkas kesenjangan sosial
Zulkifli Hasan yang juga Ketua MPR RI juga menjadi pembicara dalam kuliah umum di Universitas Diponegoro (Undip). Zulkifli mengungkapkan saat ini nilai-nilai ke-Indonesia-an mulai memudar, sehingga tercipta kesenjangan sosial yang tinggi.
"Demokrasi politik harus seiring sejalan dengan demokrasi ekonomi. Kalau tidak sejalan pasti tidak akan tercapai kesejahteraan bagi semuanya," ujar Zulkifli.
![]() |
Hal ini disampaikannya saat mengisi kuliah umum dengan tema 'Membangun Sistem Politik yang Beradab dengan Landasan Empat Konsensus Kebangsaan Untuk Indonesia yang Maju dan Bermartabat' di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip), Semarang, Jawa Tengah, Rabu (28/9/2016). Hadir dalam acara ini Rektor Universitas Diponegoro Prof. Dr. Yos Johan Utama, M. Hum, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Dr. Redyanto Noor, M. Hum dan peserta mahasiswa.
Ia menilai salah satu faktor penyebabnya lantaran terjadi 'perselingkuhan' dalam kehidupan demokrasi. Di mana, kedaulatan rakyat ditukar dengan materi untuk memperoleh kekuasaan.
"Inilah yang melahirkan kesenjangan yang harus kita luruskan," sambungnya.
Kondisi seperti ini, kata Zulkifli, dapat diubah oleh generasi penerus bangsa yang memiliki cita-cita mulia. Tentu saja harus sejalan dengan empat konsensus bangsa, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Bangsa itu akan maju apabila berdaulat. Kalau kita mau maju, empat dasar konsensus inilah yang harus dijalankan. Sehebat apapun ilmu dan teknologi yang menentukan bangsa ini akan besar dan maju adalah budaya. Jadi bangsa Indonesia akan maju atau tidak, terpulang kepada budaya masyarakatnya," tutup Zulkifli.
(van/tor)












































