Pidato Perpisahan Amien Bakal Jadi Fatsoen Politik PAN
Kamis, 31 Mar 2005 14:06 WIB
Jakarta - Ketua Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) Hakam Naja mengatakan, sikap politik PAN ke depan akan dibacakan dalam pidato perpisahan Amien Rais saat membuka kongres PAN yang akan berlangsung 7-10 April mendatang."Pidato ini akan menjadi pidato perpisahan yang cukup monumental. Dalam pidato itu akan dibahas beberapa isu strategis yang kemudian akan menjadi pondasi PAN ke depan," kata Hakam di Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis, (31/3/2005).Selain itu, kata Hakam, pidato perpisahan Amien Rais tersebut kemungkinan akan dijadikan fatsoen politik PAN ke depan. Bahkan, bukan tidak mungkin pidato tersebut akan diserap menjadi platform partai ke depan.Namun, saat ditanya apa isi pidato tersebut, dia enggan berkomentar banyak. "Intinya pada pidato nanti akan dibicarakan mengenai permasalahan pemerintahan saat ini yang juga kemungkinan akan menyinggung tentang calon ketua umum. Tapi untuk pastinya tunggu saja tanggal mainnya," kata dia.Sementara saat ditanya kemungkinan ditariknya dukungan Muhammadiyah terhadap PAN, Hakam tidak terlalu yakin dengan hal itu. "Saya kita saat ini sebagian besar caleg dan pengurus daerah mempunyai latar belakang orang Muhammadiyah. Akan tetapi, hal itu tidak akan mengurangi nilai universal dari PAN itu sendiri," katanya.Sementara saat ditanya mengenai kaitan Perhimpunan Amanat Muhammadiyah (PAM) yang akan mengubah diri jadi parpol baru dengan Muhammadiyah, Hakam menyatakan, hal itu merupakan hal yang biasa dan tidak menjadi pembahasan penting dalam kongres nanti."Ketua Umum Muhammadiyah saja sudah jelas sikapnya yaitu nggak setuju kalau PAM menjadi parpol, mungkin itu hanya kaukus politik saja dari generasi muda Muhammadiyah," katanya.
(umi/)











































