Pecahan roket berbentuk silinder jatuh di koordinat -7.2265, 113.79317, dan menimpa kandang sapi milik Syamsul, warga Dusun Taman, Desa Lombang, Kecamatan Giligenting, Senin (26/9/2016). Benda yang diselubungi serat fiber warna hitam dan tahan api itu terdapat nomor seri di porosnya yaitu PO#493047 SN:3138.
Lokasi kedua berada di perairan sebelah selatan Pulau Giliraja pada koordinat -7.238832, 113.7887. "Benda asing yang jatuh di koordinat ini berbentuk mirip seperti objek yang jatuh di kandang sapi. Namun oleh nelayan yang menemukan (Bapak Ar) benda asing tersebut tidak diambil atau dimasukkan ke perahu, karena karena ketika diamati porosnya mengeluarkan asap sehingga ditinggal di titik tersebut," kata Kapolres Sumenep AKBP Josep Ananta Pinora kepada detikcom, Rabu (28/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa nelayan lain juga melihat benda asing berupa objek warna putih yang tampak ada sayapnya yang berada pada koordinat -7.23516, 113.77961. Lokasi ini berada pada sebelah selatan Pulau Giliraja," jelas Josep.
Laporan masyarakat berikutnya tambah AKBP Josep, adanya laporan rumah warga yang rusak akibat benda asing jatuh mengenai genteng rumah milik Razak, warga Dusun Dadak, Besa Bringsang, Kecamatan Giligenting.
Bahkan menurut warga, benda yang jatuh di rumah Razak dalam keadaan panas merah membara. Benda berdimensi 50 X 25 Cm berupa gabungan pelat yang diduga dari unsur tembaga yang merupakan PCB (Printed Circuit Board).
"Di benda itu terdapat nomer seri: PN 00368545-501 REV A PO 435606," pungkas kapolres. (bdh/try)











































