Marwah butuh proses lama sebelum akhirnya ikut pengajian Dimas Kanjeng. Dia istikharah dan mempelajari sosok Dimas Kanjeng.
"Datang pengajian, khataman Alquran, bisa sebulan sekali," jelas Marwah yang juga Ketua Yayasan Dimas Kanjeng, Selasa (27/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya melihat sendiri, dan ini mungkin yang disebut karomah," terangnya.
Selain khataman Alquran ada juga salawat dan ceramah di padepokan itu. Marwah menyebut sosok Dimas sebagai orang yang humble dan sederhana. Uang dari padepokan digunakan untuk pendidikan dan beasiswa anak Indonesia.
Lalu bagaimana dengan laporan soal banyak yang tertipu dengan penggandaan uang?
"Nggak ada itu penggandaan uang," tutur Marwah. (dra/dra)











































