Golkar Ancam Sanksi Kader Golkar yang Deklarasi Tak Dukung Ahok

Golkar Ancam Sanksi Kader Golkar yang Deklarasi Tak Dukung Ahok

Wisnu Prasetiyo Adi Putra - detikNews
Selasa, 27 Sep 2016 11:19 WIB
Golkar Ancam Sanksi Kader Golkar yang Deklarasi Tak Dukung Ahok
Yorrys Raweyai. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Golkar mewanti-wanti kadernya terkait Pilgub DKI 2017. Ada sanksi mengancam kader yang mendeklarasikan dukungan kepada selain Ahok.

"Ada mungkin sanksi, tetapi itu kan begini, sepanjang namanya ini kan keputusan partai kader wajib mentaati. Kalau memang mereka tidak sepakat tidak masalah, tetapi jangan membuat statement-statement seakan-akan menunjukkan bahwa ada perbedaan yang ada di partai," kata Korbid Polhukam Partai Golkar Yorrys Raweyai saat dihubungi, Selasa (27/8/2016).

Yorrys menambahkan, akan segera ditentukan sanksi yang akan diberikan kepada Sirajuddin. Dia menyebut, seharusnya seluruh kader Partai Golkar menaati kebijakan partai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi besok rapat di internal membicarakan kasus dalam rangka Pilkada kita evaluasi dan kita akan menentukan sanksi apa yang diberikan. Apakah kita panggil mereka untuk menyampaikan itu atau bagaimana. Kita belum putuskan sanksi minimal itu sanksi moral lah," paparnya.

"Kalau anda tanya saya, saya biasa-biasa aja kecuali seluruh Jakarta. Tapi ini kan soal etika berorganisasi aja. Dan kita pahami itu banyak teman-teman yang berproses, ada perbedaan biasa aja. Kalau ada keputusan partai wajib hukumnya untuk dilakukan," sambung dia.

Sebelumnya, Partai Golkar sudah menyatakan sikap akan mendukung pasangan calon gubernur petahana Basuki T Purnama dan Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta 2017. Pilihan ini tak diamini semua kader. Seorang kader Golkar bernama Sirajuddin mendukung pasangan Agus Harimurti-Sylviana Murni dengan menginisiasi pembentukan relawan Agus Fans Club (AFC). (wsn/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini