Korban JPO Roboh di Pasar Minggu Minta Ahok Tanggung Pengobatan Sampai Sembuh

Korban JPO Roboh di Pasar Minggu Minta Ahok Tanggung Pengobatan Sampai Sembuh

Bartanius Dony A - detikNews
Selasa, 27 Sep 2016 11:01 WIB
Korban JPO Roboh di Pasar Minggu Minta Ahok Tanggung Pengobatan Sampai Sembuh
Korban Luka JPO Roboh di Pasar Minggu (Foto: Bartanius Dony A/detikcom)
Jakarta - Salah satu korban JPO roboh di Pasar Minggu, Yana, tangan kanannya masih dipasang infus. Yana berharap cepat sembuh dan meminta Pemprov DKI menanggung pengobatan sampai dia sembuh.

"Buat pemerintah saya sih cuma minta pengobatan saya dan anak saya sampai sembuh. Saya pesan kalau bikin baliho pikir-pikir kekuatan jembatannya, jangan asal pasang," ujar Yana di RSUD Pasar Minggu, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (27/9/2016).

Yana mengaku sudah didatangi anak buah Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari Pemprov DKI Jakarta. Orang suruhan Ahok itu janji pengobatan Yana dan anaknya akan ditanggung oleh pemerintah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebentar doang (anak buah Ahok) di sini, cuma minta foto sama KTP," kata Yana.

Yana bercerita saat kejadian dia mau menyeberang ke Stasiun Pasar Minggu. Yana usai menghadiri acara arisan kantornya.

"Kira-kira kejadiannya habis Asar pas hujan deras. Saya di atas sekitar 11 orang, samping saya nenek-nenek sama cucunya. Terus ada beberapa yang ingin nyeberang balik lagi," ucap Yana.
Yana dirawat bersama satu anaknya (Dony/detikcom)Yana dirawat bersama satu anaknya (Dony/detikcom)

Namun Yana tetap menyeberang ke Stasiun Pasar Minggu. Akibatnya dia bersama dua anaknya terhempas dari lantai atas JPO. Kaki Yana pun tertimpa besi dan lututnya juga terluka parah.

"Saya lihat ke arah kiri ini JPO kayak mau roboh dan besinya goyang. Saya langsung peluk anak saya dua-duanya. Terus ketinggian berapa meter kami jatuh. Tiba-tiba kami sudah di bawah begitu saja. Nggak ada suara apa-apa, tiba-tiba jatuh," beber dia.

Saat sudah di bawah, anak Yana, Azikri (5) terselip di baliho. Kini Azikri berada di RS Tarakan ditemani ayahnya. Sedangkan satu anaknya lagi yakni Ardiansyah (8) tertimpa rangka besi dan dirawat di RS yang sama dengan Yana.

"Orang-orang langsung pada nolongin. Saya langsung di bawa ke sini. Saya peluk anak saya saja," tuturnya.

3 Orang tewas akibat JPO roboh pada Sabtu (24/9/2016) lalu. Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pagar jembatan itu roboh karena angin kencang plus beban papan iklan dan perawatan terakhir JPO tersebut dilakukan pada 3 tahun lalu.

Yana terjatuh dari JPO bersama dua anaknya (Dony/detikcom)Yana terjatuh dari JPO bersama dua anaknya (Dony/detikcom)
(nwy/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads