Polda Metro Minta Pertanggungjawaban Dishub Soal JPO Roboh di Pasar Minggu

Polda Metro Minta Pertanggungjawaban Dishub Soal JPO Roboh di Pasar Minggu

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 27 Sep 2016 10:35 WIB
Polda Metro Minta Pertanggungjawaban Dishub Soal JPO Roboh di Pasar Minggu
JPO di Pasar Minggu roboh (Foto: Hasan Alhabshy/detikcom)
Jakarta - Polda Metro Jaya meminta pertanggungjawaban Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terkait robohnya jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jl Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang mengakibatkan 3 orang tewas.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mengatakan, JPO merupakan sarana jangka panjang yang seharusnya dilakukan perawatan.

"Jembatan kan dibuat dalam jangka panjang. Kalau yang jangka panjang kan ada maintenance-nya, oleh karena itu saya akan melihat ini dilakukan tidak. Kecuali kalau memang tidak ada," jelas Irjen Iriawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (27/9/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau ada kan berarti ada yang tidak dilakukan mereka. Kita akan minta pertanggungjawaban," sambung Iriawan.

Saat ditanya kemungkinan adanya indikasi korupsi dalam pembangunan JPO tersebut, Iriawan mengatakan pihaknya belum menyelidiki sampai sejauh itu.

"Belum sampai ke sana. Kami kan baru akan melakukan penyelidikan. Kan ada yang meninggal di sana. Berikan kami waktu penyelidikan, kami akan libatkan labfor," tambahny.

Sementara polisi juga belum memanggil Dishub terkait kejadian tersebut. "Pihak Dishub kami panggil. Kalau memang ada keterkaitan akan kami panggil. Saya sudah perintahkan kapolres setempat diback up Polda Metro," pungkasnya.


(mei/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads