"Kemarin malam kita rapat informal di Hotel Sultan, dengan Pak Nusron juga. Jadi kita sepakati kita yang di atas-atas ini jadi penasihat aja. Pak Nusron itu kan hanya sementara," kata Yorrys saat dihubungi, Selasa (27/8/2016).
"Hampir pasti Pak Nusron bukan menjadi ketua tim pemenangan lagi," imbuh dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kita serahkan ke pengurus DKI. Ini kan wilayahnya DPD Jakarta. Pak Nusron itu kan ketua tim pemenangan wilayah I, Jawa dan Sumatera. Waktu itu hanya sementara aja. Jadi hampir pasti bukan dia," paparnya.
"Pak Ongen (Hanura), Pak Victor (Nasdem) juga sepakat. Siapapun yang pimpin kita enggak masalah. Yang penting kan Ahok menang," sambungnya.
Sebagaimana diketahui, tanggal 4 Oktober adalah batas akhir bagi gabungan parpol pengusung cagub-cawagub untuk menyerahkan susunan tim sukses pasangan calon ke KPU DKI.
(wsn/tor)











































