Alami Luka, Pendaki Dievakuasi Tim SAR dari Gunung Gede

Alami Luka, Pendaki Dievakuasi Tim SAR dari Gunung Gede

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 27 Sep 2016 13:01 WIB
Alami Luka, Pendaki Dievakuasi Tim SAR dari Gunung Gede
Foto: Dok TNGGP/Ardi Andono
Cianjur - Pendaki asal Bekasi bernama Ignatius Agung Yulianto (26) kehabisan tenaga setelah berangkat mendaki ke puncak Gunung Gede Pangrango bersama empat temannya pada Sabtu (24/9). Dia jatuh dan pinggangnya sakit. Ignatius meminta teman-temannya turun ke bawah memanggil bantuan SAR.

Dalam keterangannya sebagai klarifikasi, Selasa (27/9/2016), Ignatius menyampaikan, dia yang menyuruh temannya turun ke bawah memanggil bantuan. Sedang Ignatius di dalam tenda dan dijaga pendaki lain. Kemudian dia tidak makan karena tubuhnya sakit, dan menolak makanan. Bahkan muntah saat makan. Hari ini kondisinya sudah membaik dan sudah beraktivitas.

"Ini hanya pinggang saja, saya jatuh," tegas dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya keterangan soal nasib dan apa yang dialami Ignatius disampaikan Kasi Wilayah Satu Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Ardi Andono, kepada detikcom, Senin (26/9). Saat dievakuasi, Ignatius dalam kondisi kedinginan dan sakit pinggang. Kondisi badannya juga lemas. Korban dievakuasi oleh masyarakat mitra Polisi Hutan, Volunter, serta petugas TNGG dan dibawa ke kantor Resort di Cibodas, Cianjur.

"Kondisinya kita pulihkan di resort, kita beri makanan dan penghangat. Alhamdulillah sudah bisa pulang sekira pukul 18.00 WIB tadi," lanjut Ardi.

Berbeda dengan keterangan Ignatius, Ardi menyebut ada sanksi untuk teman-temannya yang meninggalkan Ignatius. Walau Ignatius sendiri menyebut, turunnya teman-temannya itu atas perintah dia dan di atas ada pendaki lain yang menemani.

"Untung saja korban ini selamat, harusnya sesama pendaki apalagi berangkat barengan tetap menjaga kekompakan. Dalam satu rombongan itu harus ditetapkan siapa leader dan siapa sweeper, jadi tidak berantakan ketika mendaki dan turun," tandas Ardi. (imk/imk)


Berita Terkait