Depsos: Korban Tewas Gempa 361
Kamis, 31 Mar 2005 12:52 WIB
Jakarta - Menurut Departemen Sosial (Depsos), korban tewas akibat musibah gempa di Sumatera hingga Kamis (31/3/2005) pukul 03.00 WIB berjumlah 361 orang. Sebanyak 17 di antaranya ditemukan di Pulau Simeulue.Demikian disampaikan Humas Depsos Nurul Sarijati pada detikcom di kantornya, Jl Salemba Raya, Jakpus, Kamis siang. Rincian data tersebut sbb:Di Gunung Sitoli (Kabupaten Nias) dan Teluk Dalam (Kabupaten Nias Selatan): 85% bangunan hancur dan rusak berat. Korban tewas tercatat 344 orang.Di Sibolga dan Padang Sidempuan, beberapa rumah penduduk rusak tapi tidak ada korban jiwa. Di Kabupaten Mandailing Natal, 1 jembatan putus.Di Kota Medan, kerusakan pada Hotel Grand Angkasa dan Hotel Danau Toba. Dan tidak ada korban jiwa.Di Kapupaten Dairi, kerusakan terjadi pada Gedung Taman Wisata, 2 menara masjid patah, gereja retak dan gerbang rumah ibadah umat Hindu rusak berat.Juga terjadi longsor tanah dan batu-batu besar sehingga menutupi jalan provinsi di Sidikalang menuju Medan. Di Kabupaten Tapanuli Utara, 10 rumah rusak. Jalan negara antara Pahai Jae dengan Pahae Julu juga terjadi longsor sehingga jalan antara Padang Sidempuan -- Tarutung via Pahae Jae dan Pahae Julu terputus.Di Kota Sibolga, 95% penduduk mengungsi ke pegunungan, 2 orang luka berat namun belum dirawat di rumah sakit.Di Kabupaten Simeulue, ditemukan korban tewas 17 orang, luka-luka 47 orang. Jaringan komunikasi dan listrik terputus, kantor Bupati dan DPRD Simeule, roboh. RSUD rusak. Terminal Bandara Lasikin runtuh dan pelabuhan laut Simeulue rusak berat. Jalan di Kota Simeule sebagian retak. Rumah penduduk yang terbuat dari beton, diperkirakan 80% rusak.Pemerintah Provinsi Sumut telah mengambil tindakan untuk penangann daerah yang terkena bencana tersebut, yaitu menyiapkan barang bantuan berupa makanan, minuman, perawatan medis dan paramedis, beserta obat-obatan, genset, selimut, dan tenda regu, memberangkatkan tim untuk meninjau lokasi, dan mempersiapkan sarana angkutan."Bantuan beras 50 ton dari Bulog, yang sudah didistribusikan 15,7 ton," kata Nurul. Tenda darurat juga sudah didirikan di 8 titik di Pulau Nias.
(nrl/)











































