"Kalau pertimbangan, masa saya harus kasih tahu ke orang lain. Masa orang harus tahu saya makan soto atau rawon. Masing-masing punya preferensi sendiri," ucap Nusron sebelum acara pertemuan nasional legislatif dan eksekutif Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (26/9/2016).
Nusron mengatakan dirinya ditunjuk menjadi ketua timses Ahok-Djarot hasil dari kesepakatan Golkar, Hanura, NasDem termasuk Teman Ahok yang sejak awal mendukung Ahok-Djarot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dengan hadirnya PDIP bergabung dalam koalisi, maka susunan tim sukses harus dibicarakan ulang dan akan mengalami perubahan, termasuk posisi ketua tim sukses bisa berganti.
"Sekarang semua belum resmi, deadlinenya tanggal 4 Oktober. Hari Rabu nanti kita akan bahas bersama 4 partai dan Ahok-Djarot untuk strategi yang akan kita bangun termasuk ketua tim suksesnya, apakah tetap saya atau orang lain. Bagi saya nggak begitu penting," tegas Nusron.
Sebagaimana diketahui, tanggal 4 Oktober adalah batas akhir bagi gabungan parpol pengusung cagub-cawagub untuk menyerahkan susunan tim sukses pasangan calon ke KPU DKI. (bal/Hbb)










































