"Dari segi kepekaan, tentunya kita harus melihat bukan hanya datangnya masalah tapi apa yang ingin kita lakukan. Kita ingin punya suatu program audit yang jelas tentang fasilitas publik. Itu yang kita lakukan ke depan," kata Sandiaga usai menghadiri penghargaan Jurnalistik MH Thamrin PWI Jaya di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (26/9/2016).
Sandiaga secara khusus menyampaikan ungkapan belasungkawa terhadap korban ambruknya JPO pada Sabtu (24/9). "Pertama-tama, saya ucapkan bela sungkawa dan prihatin atas nama Mas Anies dan saya. Setiap nyawa berharga, sangat berharga tentunya terutama bagi kemanusiaan. Untuk korban kita ucapkan belasungkawa," kata Sandiaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mengirim doa Al-Fatihah. Kita tidak ingin politisasi. Saya tidak ingin musibah dipolitisasi dan menjadi sebuah konsumsi political gain. Kita nggak perlu membuat pencitraan," jelas dia.
Hal yang sama sebelumnya disampaikan Anies Baswedan. Anies menyebut pemeliharaan fasilitas publik merupakan hal penting untuk mengantisipasi kecelakaan yang merugikan masyarakat.
"Kita semua fasilitas publik yang punya risiko harus diaudit secara reguler, sehingga potensi masalah bisa diatasi nantinya," ujar Anies, Minggu (25/9).
Anies mengatakan, kecelakaan fasilitas publik seperti yang terjadi di JPO Pasar Minggu kemarin dapat dihindari apabila antisipasi dilakukan sejak dini.
(nkn/fdn)











































