Humas RSU dr Slamet, Lingga Saputra mengatakan sebagian besar fasilitas kesehatan rusak terendam banjir. Sehingga, sambung dia, seluruh pelayanan di rumah sakit belum bisa berjalan optimal.
"Hari ini yang baru bisa beroperasi itu poliklinik rawat jalan dan pemeriksaan pasien. Termasuk poliklinik rawat inap yang memang sudah beroperasi beberapa hari sebelumnya," kata Lingga di RSU dr Slamet, Jalan Pembangunan, Garut, Senin (26/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk alat-alat penunjang di ruang operasi dan IGD itu belum tersedia, jadi kami belum buka pelayanannya," jelas dia.
Akibat bencana alam ini, ujar Lingga, RSU dr Slamet merugi hingga Rp 50 miliar. Mengingat, hampir semua bagian ruangan yang berada di lantai satu habis terendam air bercampur lumpur.
Foto: Mukhlis Dinilah/detikcom |
"Kami masih menunggu adanya bantuan dana untuk memulihkan kembali semua pelayanan rumah sakit," ujar dia.
Berdasarkan pantauan detikcom, terlihat warga, perawat dan dokter mondar mandir di rumah sakit. Kondisi rumah sakit masih kotor akibat bekas-bekas lumpur yang masih menempel. (trw/trw)












































Foto: Mukhlis Dinilah/detikcom