Untuk Tangani Bencana
Pemerintah Perkuat Bakornas
Kamis, 31 Mar 2005 11:34 WIB
Jakarta - Pemerintah akan memperkuat Bakornas dalam penanganan bencana gempa di Pulau Nias dan sekitarnya. Upaya memperkuat Bakornas akan dilakukan dengan menambah personel, peralatan maupun anggaran yang memadai."Wapres Jusuf Kalla sudah setuju untuk memperkuat Bakornas. Pasalnya, bencana itu menunjukkan pemerintah sangat membutuhkan lembaga seperti Bakornas yang lebih kuat untuk penanganan bencana alam, mulai dari personel, peralatan maupun anggaran yang memadai," kata Menko Kesra Alwi Shihab.Alwi mengungkapkan hal ini usai menemui Wapres di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis, (31/3/2005).Alwi mengakui dalam keadaan darurat seperti penanganan bencana alam, pemerintah masih sangat minim dalam hal fasilitas, seperti kurangnya Hercules, helikopter maupun peralatan berat untuk membantu mengevakuasi dan memberikan bantuan, seperti makanan, minuman dan obat-obatan kepada pengungsi dan korban bencana alam."Dalam keadaan darurat masalahnya kita mau cepat tetapi fasilitas kurang. Contohnya, pesawat tidak bisa mendarat. Hercules sudah sampai ke Sibolga tapi di sana helikopter terbatas. Kita tidak bisa pakai magic touch untuk mengirimkan bantuan ke lokasi gempa," kata Alwi.Alwi menyatakan, untuk itu pemerintah perlu memperkuat Bakornas mulai dari personel, peralatan dan anggaran yang harus dikomunikasikan dengan DPR. Pusat LogistikDia juga mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan dibangunnya pusat logistik di Indonesia, terutama di kota-kota besar. Pusat logistik itu akan menjadi tempat penampungan alat-alat yang dibutuhkan untuk tanggap darurat seperti genset, peralatan persediaan air bersih dan tenda-tenda."Saya sudah berhubungan juga dengan NGO asing yang cukup erat. Sudah terjalin komunikasi yang cukup konstruktif untuk menjelaskan pada mereka bahwa Indonesia rawan gempa, rawan bencana sehingga anda tidak perlu menunggu bencana baru mengirimkan bantuan. Saya usulkan adanya logistic center yang ada di bawah Depsos atau Bakornas," papar Alwi.Dia juga menjelaskan, jika usulannya itu disetujui, pihaknya akan segera berangkat ke sejumlah negara seperti Eropa dan AS yang memiliki NGO atau LSM yang kuat dan cukup responsif terhadap usul di atas.Dalam hal personel, lanjut Alwi, Bakornas harus memiliki personel yang siap dan layak pakai, seperti Garda Nasional, yakni orang-orang yang sudah dilatih seperti tentara yang siap diterjunkan untuk mengevakuasi dan memberikan bantuan."Bakornas harus punya tim seperti Garda Nasional yang siap diterjunkan untuk memberikan bantuan, sehingga TNI tidak perlu diganggu. Bila ada bencana besar seperti di Aceh barulah TNI dilibatkan," katanya.AnggaranPerihal anggaran untuk penanggulangan bencana, Alwi mengimbau DPR memberikan respon yang konstruktif bahwa pemerintah membutuhkan dana yang memadai untuk memperkuat Bakornas."Untuk itu presiden sekarang mengajak pimpinan DPR ke Nias untuk melihat betapa rentan kita terhadap bencana dan betapa penting memperkuat organisasi yang menangani bencana. DPR harus tahu dan memberikan respon yang konstruktif," katanya.Dalam kesempatan yang sama, Alwi juga menegaskan, siang ini dia akan segera berangkat ke Nias dan Pulau Seumeleu untuk melihat kondisi gempa di Pulau Nias dan sekitarnya.
(umi/)











































