Serang Warga, 2 Begal Tewas Dihajar Massa di Brown Canyon Semarang

Serang Warga, 2 Begal Tewas Dihajar Massa di Brown Canyon Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Minggu, 25 Sep 2016 16:43 WIB
Serang Warga, 2 Begal Tewas Dihajar Massa di Brown Canyon Semarang
Foto: Angling Purbaya
Semarang - Dua pria yang merupakan begal tewas setelah dihajar massa karena menyerang warga yang hendak menghalangi aksi mereka. Peristiwa terjadi tidak jauh dari lokasi galian yang dikenal dengan nama Brown Canyon Semarang.

Peristiwa terjadi di Kampung Dusun Krasak, Rowosari Krajan, Kecamatan Tembalang, Semarang sekira pukul 02.30 WIB. Saat itu ada tiga motor yang masing-masing ditumpangi dua orang melintas dan ada di antaranya yang membawa parang mencari target mereka.

Kawanan itu menggeber motor dan menarik perhatian warga hingga salah satu warga bernama Bagus Yulianto Pamungkas (20) berusaha menghentikan mereka. Enam orang itu justru berulah dan menyerang Bagus dengan parang. Tangan kiri Bagus terluka dan peristiwa itu mengundang amuk warga.

"Awalnya enam orang melintas di TKP (tempat kejadian perkara). Warga melihat salah satu membawa senjata tajam, tapi melawan saat dihentikan," kata Kanit Reskrim Polsek Tembalang, AKP Windoyo kepada wartawan, Minggu (25/9/2016).

Warga yang mengamuk mengejar para terduga begal tersebut dan menghajarnya. Dari enam orang itu ada dua yang berusaha kabur dan terjatuh ke jurang hingga tewas. Mereka adalah RM (27) warga Sampangan Semarang dan AR (25) warga Citarum Semarang.

Sementara itu ada dua orang lainnya yang ditangkap yaitu HW (32) dan DY (23), sedangkan satu orang berinisial DO yang merupakan adik dari RM ditemukan bersembunyi di semak-semak. Satu orang lainnya belum diketahui identitasnya karena kabur menggunakan motor.

"Warga yang terkena parang ditangani di RS Ketileng (RSUD Kota Semarang," tandas Windoyo.

Saat ini penanganan sudah diserahkan dari Polsek Tembalang ke Polrestabes Semarang. Salah satu terduga begal tersebut, DY mengaku memang pernah beraksi (begal) dua kali. Dan dini hari tadi sebelum kejadian ia pesta miras dengan teman-temannya itu di kampung Gedung Mulyo Semarang Timur.

"Pertama minum di rumah saya dulu, terus pindah dekat (pasar) Johar," ujar DY.

Kini dua orang tersebut masih dimintai keterangan oleh polisi dan kasusnya ditangani Resmob Polrestabes Semarang. Barang bukti yang diamankan yaitu sebilah parang dan dua motor Suzuki Satria FU warna hitam merah bernopol H 5324 TP dan Suzuki Smash biru bernopol H 6878 GE. (alg/fjp)


Berita Terkait