Pada Harhubnas tahun ini, Budi Karya kembali mengingatkan penting safety first dalam berkendara. Selain itu, dirinya juga akan menyerahkan penghargaan (level of service) pada bus. Diharapkan dengan adanya level of service pada bus akan lebih banyak masyarakat yang beralih dari kendaraan pribadi.
"Hari ini kita melakukan kampanye safety, utamakan keselamatan. Safety itu kan keharusan. Ini di Hari Perhubungan Nasional kita ingatkan lagi safety first. Tidak hanya di darat, di udara dan laut juga harus dilakukan," ujar Budi Karya di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (25/9/2016).
Foto: Bisma Alief/detikcom |
Pemberian level of service pada bus sendiri, kata Budi Karya, akan selesai dalam 2 bulan. Dirinya mengaku prihatin dengan banyaknya masyarakat yang mulai meninggalkan bus. Salah satu alasannya, lanjutnya, karena banyaknya bus yang memberi pelayanan tidak sesuai dengan harga yang dibayarkan oleh penumpang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Bisma Alief/detikcom |
"Sekarang masyarakat yang naik bus hanya 30 persen, kita mau naikkan menjadi 35 persen sampai 40 persen. Supaya masyarakat tidak banyak pakai kendaraan pribadi. Kendaraan pribadi boros energi dan infrastruktur. Kita berusaha untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dengan naik bus," lanjutnya.
Budi Karya melakukan aksi jalan sehat tersebut bersama ratusan karyawan Kemenhub. Bersama Kemenhub hadir juga perwakilan dari Garuda Indonesia dan Basarnas. Basarnas juga sempat memperagakan cara menyelamatkan korban kecelakaan. Acara sendiri ditutup dengan penampilan penyanyi Marcel. (Hbb/Hbb)












































Foto: Bisma Alief/detikcom
Foto: Bisma Alief/detikcom