Tak Semua Taksi Naikkan Tarif

Jelang 1 April

Tak Semua Taksi Naikkan Tarif

- detikNews
Kamis, 31 Mar 2005 09:12 WIB
Jakarta - Tak semua operator taksi di Jakarta akan menggunakan tarif taksi baru yang diberlakukan mulai 1 April nanti. Sejumlah operator akan tetap mempertahankan tarif yang berlaku saat ini.Salah satu yang akan tetap menggunakan tarif yang berlaku sekarang adalah operator taksi Putra. "Kami nggak naik, tetap dengan harga yang sekarang ini," kata Agus, seorang pengemudi Taksi Putra pada detikcom, Kamis (31/3/2005).Tarif saat ini adalah buka pintu pertama (flag fall) Rp 3.000. Tarif per kilometer Rp 1.300 dan tarif tunggu Rp 13 ribu/jam. Sedangkan tarif baru masing-masing menjadi Rp 4.000, Rp 1.800/km dan Rp 18 ribu/jam. YLKI menyebut kenaikan tarif hingga 38% ini tidak rasional.Menurut Agus, perusahaannya mempertahankan tarif lama karena pengemudi diberi hak memiliki armada taksi itu secara cicilan. "Jadi kami pakai tarif lama sesuai akad kreditnya," kata Agus.Di Jakarta, banyak operator taksi yang mempunyai kebijakan seperti Putra yang salah satu bosnya adalah Sarwono, anggota DPD RI. Misalnya Express, Kosti, dll. Namun belum diketahui apakah mereka akan mengikuti jejak Putra menggunakan tarif lama. Namun Agus melihat indikasi sejumlah operator taksi juga akan bertahan dengan tarif lama."Kalau tidak ada tekanan dari perusahaan taksi lain, banyak yang tetap pakai tarif lama," imbuh Agus. Pria yang tinggal di Cilengsi-Bogor itu lalu menyebutkan perusahaan taksi yang punya kekuatan untuk "menekan" itu.Menurut Agus, kenaikan tarif justru merugikan pengemudi seperti dirinya. "Nanti konsumen bisa-bisa pindah naik bus saja yang lebih murah," alasannya.Jika kenaikan tarif taksi tidak diikuti oleh semua operator, bisa dimengerti bila 1 April besok akan terjadi perang tarif. Ada yang memasang stiker "Tarif Baru" dan "Tarif Lama". Setiap ada kebijakan semacam ini, selalu saja perang tarif ini terjadi. Tapi setelah beberapa bulan, pengguna tarif lama "mengalah" dan ikut menggunakan tarif baru.Apakah Putra dkk nantinya juga akan "mengalah"? Kita tunggu saja! (nrl/)


Berita Terkait