Teror Laser Menghantui Pilot di Bandara Sultan Hasanuddin

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Jumat, 23 Sep 2016 17:33 WIB
Foto: M Nur Abdurrahman/detikcom
Makassar - Teror laser berwarna hijau menjadi momok menakutkan bagi sejumlah pilot maskapai penerbangan yang ingin mendaratkan pesawatnya di bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

General Manager Makassar Air Trafic Control (MATC) Novy Pantaryanto yang ditemui Detikcom di sela kegiatan Direksi Mengajar di SMAN 7 Makassar, Jumat (23/9/2016), menuturkan sekitar 6 bulan terakhir ini pihaknya menerima lebih dari 100 laporan Pilot yang mendapat teror laser dari orang tak dikenal yang dipancarkan dari daratan di sekitar kota Makassar.

"Serangan laser tersebut terjadi pada posisi kritis yakni pada saat pesawat ingin mendarat dan pada saat sistem operasi pesawat disetting manual, sinar hijau langsung mengarah ke kokpit pesawat membuat pilot mengalami kebutaan sementara, hal ini bisa fatal dan menyebabkan pesawat bisa gagal mendarat," ujar Novy.

Terkait serangan laser ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengungkap para pelaku teror laser hijau tersebut. Menurut Novy, baru 3 pelaku yang berhasil diamankan oleh anggota kepolisian. Ketiga pelaku masih berstatus pelajar yang berasal dari Makassar dan Gowa.

Dari barang bukti yang ditemukan pada pelaku, sinar laser hijau tersebut berasal dari alat pointer laser yang banyak diperjualbelikan secara bebas di pinggir jalan maupun di toko mainan.

Selain itu pula, sebagai perwakilan Airnav Indonesia, Novy mengajak pada warga agar tidak iseng menembakkan laser hijau ke arah pesawat yang hendak mendarat di landasan pacu. Pihak Makassar ATC sendiri telah menyebar stiker berisi kampanye pencegahan untuk tidak menggunakan laser hijau, termasuk bermain layang-layang di sekitar bandara.

"Selain bisa berakibat terjadi kecelakaan penerbangan, serangan sinar laser tersebut juga bisa membuat para pilot menolak untuk terbang ke Makassar, jadinya ikut mengganggu sistem transportasi antar daerah juga," tandas Novy. (mna/dra)