"Pasti restui, kalau lihat rapim-rapim saya di Youtube, aku selalu mendorong PNS mencalonkan diri," ujar Ahok saat dihubungi detikcom, Jumat (23/9/2016).
Meski bersaing dalam Pilgub DKI 2017, Ahok punya harapan besar agar Sylviana dapat menjadi pelayan publik sebagai tugas utama seorang birokrat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dihubungi terpisah, Sylviana mengaku siap mengemban kepercayaan untuk bersaing dalam Pilgub DKI. Empat parpol pengusung yakni Demokrat, PAN, PPP dan PKB memasangkan Sylviana menjadi cawagub mendampingi cagub Agus Harimurti Yudhoyono.
"Saya ingin melayani masyarakat, saya ingin mengabdi, saya ingin jadi pelayan masyarakat," tutur Sylviana kepada detikcom.
Sebelumnya Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) mengatakan duet ini merupakan perpaduan dari dua latar belakang berbeda yang diharapkan mampu memberikan angin segar bagi Jakarta.
"Agus Harimurti dan Sylviana ini pasangan ideal dominasi militer lulusan terbaik TNI untuk mengawal Jakarta dan dibantu dari birokrat Ibu Sylviana yang pernah menjadi Kasatpol PP dan Kadis Pendidikan sehingga dinilai kapasitasnya mumpuni," ujar Romy dalam konferensi pers di Puri Cikeas, Bogor, Jumat (23/9).
Romy mengatakan Agus juga dikenal sebagai seorang tentara yang disiplin dan secara intelektual juga terbukti dengan meraih 3 gelar di universitas bergengsi. Dia menilai hal tersebut dapat menjadi modal dasar yang baik karena Agus memiliki kesantunan serta ucapan yang terukur.
"Sementara ibu Sylviana adalah orang tangguh, seorang intelektual dan akademisi, aktivis organisasi, pernah menjadi ketua PGRI, sehigga pergaulannya luas. Kedua pasangan ini pasangan ideal dominasi tua muda. Muda dengan semangat dan tua dengan pengalaman birokrasi," jelas Romy.
(fdn/fdn)











































