"SBY adalah politisi yang sangat penuh pertimbangan. Sangat tidak masuk akal jika SBY berani mempertaruhkan karier militer Agus tanpa melalui tujuan yang jelas," ujar pengamat Burhanuddin Muhtadi dalam pesan singkatnya pada detikcom, Jumat (23/9/2016).
Menurut Burhanuddin, SBY dalam pencalonan Agus di Pilkada DKI pasti berpikir untuk 'menjual' popularitas Agus melalui prestasinya ke hadapan publik. Selain itu dengan bersanding Sylviana Murni yang memiliki pengalaman di bidang birokrat, bukan tak mungkin nantinya pasangan ini dapat menarik perhatian publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tujuan maksimalnya tentu SBY ingin anaknya menang sehingga bisa meniti jalan menuju pilpres 2019. Tapi untuk itu bukan soal yang mudah. Sangat tergantung siapa yang diajukan koalisi Gerindra dan PKS," sambung Burhanuddin.
Walau belum memiliki pengalaman di bidang politik dan birokrasi, Koalisi Cikeas yakin Agus tetap mumpuni karena didampingi bakal cawagub Sylviana Murni.
"Agus memiliki pendidikan luar biasa, dia memiliki tiga gelar master, pengalaman di militer juga luar biasa. Mengenai birokrasi, dibutuhkan sosok Sylviana untuk mengimbangi Agus," ujar Waketum Demokrat, Syarifuddin Hasan usai jumpa pers di Puri Cikeas, Bogor, Jumat (23/9).
(rni/fdn)











































