Usung Cagub Sendiri, Koalisi Cikeas Beda Pilihan dengan Gerindra-PKS

Panasnya Pilgub DKI

Usung Cagub Sendiri, Koalisi Cikeas Beda Pilihan dengan Gerindra-PKS

Andhika Prasetia - detikNews
Jumat, 23 Sep 2016 00:41 WIB
Usung Cagub Sendiri, Koalisi Cikeas Beda Pilihan dengan Gerindra-PKS
Pimpinan 4 parpol Koalisi Cikeas: Demokrat, PKB, PPP dan PAN (Foto: Ridho-detikcom)
Jakarta - Partai Demokrat memastikan Koalisi Cikeas bersama 3 parpol lain yakni PAN, PKB dan PPP mengusung calon gubernur-cawagub sendiri. Dengan begitu ada 3 koalisi yang mengusung pasangan calon berbeda.

"Ada 3 yang bakal maju," kata Ketua DPP PD Didik Mukrianto kepada wartawan di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas, Kamis (22/9/2016) malam.

Koalisi Cikeas santer dikabarkan mengusung Agus Harimurti Yudhoyono bersama Sylviana Murni sebagai cawagub.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Waketum Partai Demokrat Syarief Hasan menyebut Agus layak diusung menjadi cagub karena punya sederet pengalaman di usia mudanya.

"Layak lah. Dia kan punya gelar masternya tiga, di Amerika, di Singapura, itu kan universitas terkenal semua. Dia juga pernah penugasan di Lebanon, sekolah manajemennya juga bagus. Pengalamannya kan di dunia internasional sudah banyak," tutur Syarief Hasan kepada detikcom.

Sementara itu di Cikeas, sejumlah petinggi parpol sudah berdatangan yakni Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Ketum PPP Romahurmuziy dan Sekjen Arsul Sani. Kemudian ada Waketum PD Syarief Hasan dan Sekjen PD Hinca Panjaitan

Koalisi kedua adalah Gerindra-PKS. Ketum Gerindra Prabowo Subianto bersama Presiden PKS Sohibul Iman dan sejumlah elite kedua partai masih menggodok nama pasangan calon di kediaman keluarga Prabowo di Jl Kertanegara, Jaksel.

"Kita sudah semakin solid tinggal menunggu beberapa konfirmasi. Bukan, bukan (dari Cikeas)," kata Waketum Gerindra Fadli Zon.

Koalisi ketiga adalah pengusung petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Pasangan ini diusung PDI Perjuangan, NasDem, Hanura dan Golkar.

(fdn/fdn)


Berita Terkait