Berdasarkan keterangan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Kamis (22/9/2016), peristiwa ini berlangsung pada pukul 02.00 WIB dini hari. "Sekitar pukul 24.00 WIB terjadi Hujan dengan intensitas lebat di sekitar Pulau Tidung," kata Sutopo.
Sutopo menyebutkan kecepatan angin semakin bertambah hingga 37,10 Km per jam hingga 49.89 Km per jam dan angin puting beliung bertiup dari utara ke selatan Pulau Tidung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk korban jiwa nihil dan pengungsi nihil," kata Sutopo.
Berbagai kerusakan infrastruktur juga dilaporkan rusak, seperti tembok pembatas taman pemakaman umum roboh sepanjang 12 meter. Otoritas setempat telah membuka posko lapangan penanggulangan bencana angin puting beliung di Kantor Lurah Pulau Tidung.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta dan Dinas Sosial DKI Jakarta telah mengirimkan bantuan untuk penanganan darurat. Bantuan itu berupa beras dan makanan jadi, dan family kit serta matras. (tfq/fdn)











































