"Saya kira komposisi pasangan ini, siapa yang akan menjadi DKI-1 ditentukan isu yang mau mereka jual. Itu mempengaruhi siapa yang nomor urut satu," kata peneliti CSIS, Arya Fernandes, saat dihubungi, Kamis (22/9/2016).
Menurut Arya, dari pasangan Anies-Sandiaga, ada dua isu yang bisa dijual, yaitu pengalaman di Pemerintahan dan ekonomi. Jika isu pengalaman di pemerintahan, maka Anies bisa dijagokan jadi calon DKI-1, jika isu ekonomi, maka Sandiaga bisa disorongkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arya mengatakan salah satu pihak harus mengalah untuk bisa mengusung satu pasangan berhadapan dengan duet Ahok-Djarot. Jika tak ada yang mau mengalah, maka bisa muncul tiga pasangan di Pilgub DKI.
"Kalau tiga pasangan juga tidak apa-apa, menurut saya malah bagus. Rakyat jadi punya lebih banyak alternatif. Dan kita harapkan ada pertarungan gagasan, sehingga banyak ide-ide yang keluar. Ini bagus untuk rakyat Jakarta," ulas Arya. (tor/van)











































