Pantauan detikcom, sekitar pukul 17.00 WIB puluhan pelajar ini tengah menunggangi sebuah bus kota dari arah Cawang menuju Tg Priok, namun sesampainya di Jl D.I Panjaitan Jakarta Timur, petugas Polsek Jatinegara yang tengah berpatroli memberhentikan para pelajar tersebut. Bukan berhenti, para pelajar tersebut justru mencoba untuk berlarian menghindari petugas.
"Belum sempat tawuran saat kami mengintrogasi mereka berlarian," ujar Kapolsek Jatinegara, Kompol Nurdin Dalle kepada detikcom di lokasi Jl Otista Raya, Kamis (22/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu jimat di kasih sama bapak saya, gak tau buat apa," ujar Irfan salah seorang pelajar saat di tanya polisi di Jl Otista Raya, Jakarta Timur, Kamis (22/9/2016).
Menurut keterangan dari pelajar lainnya, Muhammad Rizky (16), mereka berniat untuk menyerang sekolah lain yang berada di Jakarta Timur.
"Niatnya mau nyerang sekolah lain bang, tapi belum sempat tawuran karena keburu dikejar polisi," kata Rizky.
Saat ini, puluhan pelajar tersebut digiring dengan berjalan kaki menuju Polsek Jatinegara, Jakarta Timur, untuk dilakukan pendataan. Sementara empat pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (rvk/rvk)











































