DetikNews
Kamis 22 September 2016, 17:02 WIB

KY Skorsing Parlas Nababan 'Bakar Hutan Tidak Merusak Lingkungan Hidup'

Andi Saputra - detikNews
KY Skorsing Parlas Nababan Bakar Hutan Tidak Merusak Lingkungan Hidup Masyarakat meminta Parlas diperiksa KY (ari/detikcom)
Jakarta - Masih ingat dengan hakim Parlas Nababan? Namanya dikenal publik usai memvonis bebas pembakar hutan di Palembang, Sumsel. Muncullah meme 'Bakar Hutan Tidak Merusak Lingkungan' sebagai sindiran atas putusan itu.

Setelah delapan bulan bekerja, KY memutuskan ada pelanggaran etik yang dilakukan oleh Parlas Nababan. Komisi Yudisial (KY) pun menjatuhkan sanksi etik kepada Parlas.

"Usulan nonpalu 1 tahun untuk hakim PN (Parlas Nababan-red) dan K (Kartjono-red)," kata juru bicara KY, Farid Wajdi saat dihubungi detikcom, Kamis (22/9/2016).

Parlas adalah hakim ketua dan Kartjono adalah hakim anggota. Adapun hakim anggota satunya diskorsing 3 bulan.

"Belum ada jawaban dari Mahkamah Agung (MA)," ujar Farid menyoal status skorsing itu.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggugat PT Bumi Mekar Hijau karena membakar hutan dan menyebabkan kabut asap. Nilai gugatan sebesar Rp 7,9 triliun tetapi gugatan itu ditolak oleh Parlas dkk. Akibat putusan itu, masyarakat kaget dan mengkritik keras putusan Parlas dkk.

Kini Parlas Nababan menjadi Ketua PN Palangkaraya, tidak lama setelah putusan itu diketoknya.
(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed