KPAI Minta Masyarakat Waspadai Modus Penculikan Terhadap Anak

KPAI Minta Masyarakat Waspadai Modus Penculikan Terhadap Anak

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 22 Sep 2016 15:32 WIB
KPAI Minta Masyarakat Waspadai Modus Penculikan Terhadap Anak
Foto: Ketua KPAI saat jumpa pers/ Arief Iksanudin detikcom
Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberi komentar terkait Penculikan terhadap dua siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) oleh Emon. KPAI mengajak masyarakat untuk terus berhati-hati karena banyak modus yang digunakan pelaku dalam melakukan penculikan.

"Banyak modus penculikan. Bisa modus ditawari kerja, sekolah, ditawari jadi artis, diajak rekreasi. Diajak ke tempat hiburan. Dijanjikan barang," kata Ketua KPAI Asrorun Ni'am Sholeh, di Kantor KPAI, pada Kamis (22/09/2016).

Selain itu, KPAI mengajak masyarakat berperan aktif menangkap pelaku dan menemukan korban. Bagi KPAI, pihak kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dan harus dibantu masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masyarakat yang memperoleh informasi dan petunjuk bisa memberikan bantuan agar korban bisa ditemukan," kata Asrorun.

Selain itu, Asrorun memberikan saran kepada orang tua jangan sampai lengah dalam pengawasan kepada anak. Orang tua harus berhati-hati.

"Apalagi di tempat keramaian. Sering kali orang tua lalai," kata Asrorun.

18 hari yang lalu, Emon menculik dua siswi SMP di Bandung Barat bernama Tiara dan Laras. Kedua siswi tersebut diiming-imingi Emon bersekolah di Jakarta. Kedua remaja itu dibawa Emon berpindah-pindah hotel hingga ke Jakarta. Tiara ditemukan oleh sopir taksi bernama Toha di kawasan Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu (21/9/2016) kemarin. (rvk/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads