"Diduga demikian (akibat serangan jantung), sebab selama ini beliau sehat-sehat saja dan tidak pernah mengeluh," ujar Kapolres Depok Kombes Harry Kurniawan kepada detikcom, Kamis (22/9/2016).
Kejadian berawal pada pukul 07.00 WIB, Kamis (22/9) pagi tadi, Winarto lari pagi di Lapangan Kamboja, Pancoranmas, Depok, bersama sejumlah anggota lainnya. Setelah lari, almarhum mengeluhkan pusing dan tiba-tiba jatuh pingsan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seribanya di RS Hermina pukul 08.35 WIB langsung dibawa ke ruangan UGD, namun nyawanya tidak tertolong," ungkapnya.
Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Eni Handayani dan 3 orang anaknya yakni Alfianto yang juga anggota polisi, Adit Dwiyantoro lukusan SMA dan Adis Tri Windani lelajar SMP Kelas 2z
Pukul 10.30 WIb, almarhum dibawa pulang untuk dikebumikan di Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok. Semasa hidupnya, lanjut Harry, almarhum dikenal ramah dan bekerja dengan baik. (mei/rvk)










































