Garut Berduka, PT KAI Kirim Rail Clinic ke Lokasi Bencana

Garut Berduka, PT KAI Kirim Rail Clinic ke Lokasi Bencana

Muchus Budi R. - detikNews
Kamis, 22 Sep 2016 13:55 WIB
Garut Berduka, PT KAI Kirim Rail Clinic ke Lokasi Bencana
Rail Clinic milik PT Kereta Api Indonesia (Foto: Ardian Fanani)
Sukoharjo - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengirim kereta khusus untuk membantu para korban banjir bandang di Garut, Jawa Barat. Kereta yang dinamai rail clinic atau kereta kesehatan yang didukung lima orang dokter dan belasan tenaga medis tersebut diharapkan mampu memberikan bantuan layanan kesehatan tingkat pertama untuk para korban.

"Sudah diberangkatkan tengah malam tadi dan diharapkan Kamis siang ini tiba di Garut. Selanjutnya akan ditempatkan di Stasiun Leles, Garut, yang merupakan stasiun terdekat dengan lokasi bencana. Kereta khusus tersebut dikuati lima dokter dan belasan petugas termasuk bidan, perawat, petugas laboratorium hingga apoteker," ujar Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, di Sukoharjo, Kamis (22/9/2016).

Rail clinic merupakan kereta jenis kereta rel diesel elektrik (KRDE) empat gerbong yang bisa digunakan sebagai instalasi gawat darurat, memiliki fungsi layanan poli umum, poli gigi, poli mata, poli kebidanan laboratorium hingga ruang farmasi. Sedangkan stok obat yang dibawa diperkirakan cukup untuk 300 pasien dan akan ditambah lagi jika sewaktu-waktu diperlukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menyiapkan juga sejumlah ambulans untuk operasional. Diharapkan rail clinic ini bisa mampu membantu dan meringankan penderitaan para korban, ketika sejumnlah fasilitas kesehatan di lokasi yang rusak akibat bencana," lanjutnya.

Selama ini kereta tersebut sering digunakan oleh PT KAI untuk acara bakti sosial pengobatan gratis yang diluncurkan akhir tahun lalu. Jika tidak sedang digunakan, kereta itu diparkir di depo kereta Stasiun Balapan Solo yang dianggap pada posisi paling strategis karena terletak di tengah-tengah Pulau Jawa.

Semula rail clinic itu akan digunakan untuk acara sosial berupa pengobatan gratis bagi warga di Sukoharjo. Namun setelah mengetahui ada bencana besar berupa banjir bandang di Garut rencana itu diubah dengan mengirimnya ke lokasi bencana di Garut. (mbr/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads