"Sudah diberangkatkan tengah malam tadi dan diharapkan Kamis siang ini tiba di Garut. Selanjutnya akan ditempatkan di Stasiun Leles, Garut, yang merupakan stasiun terdekat dengan lokasi bencana. Kereta khusus tersebut dikuati lima dokter dan belasan petugas termasuk bidan, perawat, petugas laboratorium hingga apoteker," ujar Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, di Sukoharjo, Kamis (22/9/2016).
Rail clinic merupakan kereta jenis kereta rel diesel elektrik (KRDE) empat gerbong yang bisa digunakan sebagai instalasi gawat darurat, memiliki fungsi layanan poli umum, poli gigi, poli mata, poli kebidanan laboratorium hingga ruang farmasi. Sedangkan stok obat yang dibawa diperkirakan cukup untuk 300 pasien dan akan ditambah lagi jika sewaktu-waktu diperlukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini kereta tersebut sering digunakan oleh PT KAI untuk acara bakti sosial pengobatan gratis yang diluncurkan akhir tahun lalu. Jika tidak sedang digunakan, kereta itu diparkir di depo kereta Stasiun Balapan Solo yang dianggap pada posisi paling strategis karena terletak di tengah-tengah Pulau Jawa.
Semula rail clinic itu akan digunakan untuk acara sosial berupa pengobatan gratis bagi warga di Sukoharjo. Namun setelah mengetahui ada bencana besar berupa banjir bandang di Garut rencana itu diubah dengan mengirimnya ke lokasi bencana di Garut. (mbr/trw)











































