Sempat Tertutup Longsor, Jalur Cadas Pangeran Sumedang Sudah Bisa Dilalui

Sempat Tertutup Longsor, Jalur Cadas Pangeran Sumedang Sudah Bisa Dilalui

Dana Aditiasari - detikNews
Kamis, 22 Sep 2016 13:13 WIB
Sempat Tertutup Longsor, Jalur Cadas Pangeran Sumedang Sudah Bisa Dilalui
Foto: istimewa
Sumedang - Jalan nasional ruas Cadas Pangeran, Sumedang sudah bisa dilalui. Tim Kemen PUPR bekerja keras menyingkirkan longsoran tanah yang menutup ruas jalan.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VI, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Bambang Hartadi pada Kamis (22/9/2016) menyebutkan, pada Rabu (21/9) ruas jalan telah bisa dilalui kendaraan bermotor.

Penangangan longsor tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami juga mendapatkan bantuan loader dari Jasa Marga, lalu empat unit mobil pemadam kebakaran dari dinas kabupaten bandung," kata Bambang.

Ruas jalan nasional Cadas Pangeran berada di wilayah ruas penanganan jalan Pembuat Komitmen Bandung-Cileunyi-Jatinangor. Ruas jalan yang tertimbun antara lain pada titik ruas jalan Jatinangor-batas Kota Sumedang Km.Bdg 36+300; Km.Bdg 36+350; Km.Bdg 36+750; Km.Bdg 37+700; Km.Bdg 37+780; Km.Bdg 38+400 ( lokasi tebing/lajur dari Bandung ke arah Sumedang).



Curah hujan yang cukup tinggi membuat terjadinya longsoran tanah dan bebatuan serta pohon-pohon tumbang dari tebing yang jatuh menutupi badan jalan (saluran, bahu dan bahu jalan), sehingga lalu lintas tertutup tidak bisa dilintasi kendaraan.

"Pada saat malam itu juga oleh tim kami bersama-sama dengan Kepolisian Sumedang, Dinas PU Kabupaten Sumedang, Basarnas dan Perhutani dengan melakukan pembersihan terhadap tanah, bebatuan dan pohon-pohon yang tumbang serta pengamanan lokasi terhadap jalur lalu lintas dengan diberlakukan jalur lalu lintas di tutup baik ke arah Sumedang ataupun arah Bandung dengan mengalihkan melalui jalur Rancakalong-Cipali," ungkap Bambang. (dna/dra)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini