Presiden Jokowi Sambut Atlet Peraih Perunggu Paralympic di Istana

M Iqbal - detikNews
Kamis, 22 Sep 2016 11:50 WIB
Foto: Presiden Jokowi menyambut atlet peraih perunggu di ajang Paralimpic Games Rio de Janeiro, Brasil (M Iqbal/detikcom)
Jakarta - Indonesia berhasil meraih medali perunggu di ajang Paralympic Games Rio de Janeiro, Brasil. Atlet peraih perunggu difabel Ni Nengah Widiasih bersama atlet lainnya itu diterima Presiden Joko Widodo di Istana.

Ni Negah Widiasih yang merebut medali perunggu di cabang olahraga angkat besi kelas 41 kilogram, hadir bersama beberapa atlet dan official di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (22/9/2016).

 Ni Negah Widiasih (M Iqbal/detikcom) Ni Negah Widiasih (M Iqbal/detikcom)

Mereka disambut hangat Presiden Jokowi dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrowi. Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi mengapresiasi keberhasilan atlet Indonesia di ajang Paralympic.

Para atlet disambut hangat Presiden Jokowi dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrowi (M Iqbal/detikcom)Para atlet disambut hangat Presiden Jokowi dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrowi (M Iqbal/detikcom)

Sekadar diketahui, Paralympci/Paralimpiade adalah pertandingan untuk atlet yang mengalami cacat fisik, mental dan sensoral. Cacat ini termasuk dalam ketidakmampuan dalam mobilitas, cacat karena amputasi, gangguan penglihatan dan mereka yang menderita cerebral palsy.

Presiden Jokowi mempersilakan para atlet masuk ke dalam Istana (M Iqbal/detikcom)Presiden Jokowi mempersilakan para atlet masuk ke dalam Istana (M Iqbal/detikcom)

"Bapak Presiden betul-betul memberikan apresiasi, memberikan selamat sekaligus kebanggaan yang luar biasa karena paralimpian kita masih bisa mempertahankan tradisi perunggu," ucap Menpora Imam Nachrowi usai pertemuan atlet dan Presiden Jokowi itu.

 Menpora Imam Nachrowi diwawancarai usai pertemuan (M Iqbal/detikcom) Menpora Imam Nachrowi diwawancarai usai pertemuan (M Iqbal/detikcom)

"Dan tentu Presiden menyampaikan ini harus dipersiapkan dari sekarang untuk menyambut paralimpiade tahun 2020 di Tokyo Jepang," imbuhnya.

Suasana pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana (M Iqbal/detikcom)Suasana pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana (M Iqbal/detikcom)

Menurut Imam, dalam pertemuan tertutup itu, Presiden juga menyampaikan pemerintah akan memberikan akomodasi, bonus dan tunjangan hari tua kepada atlet paralympic yang meraih prestasi seperti sebelumnya.

Presiden Jokowi mengapresiasi keberhasilan para atlet (M Iqbal/detikcom)Presiden Jokowi mengapresiasi keberhasilan para atlet (M Iqbal/detikcom)

"Jadi kayak Widia, Widi ini meraih medali perunggu itu mendapatkan Rp 1 miliar rupiah, bonusnya dari pemerintah. Kemudian tunjangan hari tua sebesar Rp 10 juta sampai akhir," ucap Imam.

"Dan kami secara simbolis telah memberikan itu semalam, dan pemberian resminya nanti bersamaan dengan olimpiade sekitar pertengah Oktober sampai akhir Oktober maksimal," imbuhnya. (bal/hri)