Kondisi Pasar Santa Kian Sepi Pengunjung, Ahok Bakal Usir Pemilik Kios Nakal

Niken Purnamasari - detikNews
Kamis, 22 Sep 2016 10:29 WIB
Pasar Santa saat lagi hits 2015/ Foto: dhani irawan/detikcom
Jakarta - Pasar Santa di Kebayoran, Jakarta Selatan sempat populer di kalangan anak muda pada 2014-2015 lalu. Banyak anak muda yang menjadikan Pasar Santa sebagai tempat tongkrongan yang 'hits' dan populer di media sosial. Namun kini, para pemilik kios di Pasar Santa banyak yang gulung tikar dan menjadikan tempat nongkrong 'hits' itu sepi.

Sepinya pengunjung di Pasar Santa salah satunya adalah karena mahalnya barang-barang yang dijual oleh para pedagang. Sedangkan para pedagang berdalih, tak bisa menjual barang dengan harga murah karena harga sewa kios yang sangat tinggi.

Harga sewa kios yang dinilai mahal yakni Rp 6 juta hingga Rp 10 juta untuk kios ukuran 1,5 x 1,5 meter dianggap menjadi penyebab sepinya Pasar Santa saat ini. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan akan segera melakukan evaluasi terkait kondisi pasar yang direvitalisasi oleh Pemda Jakarta itu.

"Kita lagi suruh direktur yang baru evaluasi. Itu kebanyakan dia nyewain lagi, nyewain lagi. Itu yang enggak boleh. Makanya saya lagi buat tindakan yang keras," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (22/9/2016).

Ahok menjelaskan, ada sejumlah pihak yang melakukan trik dalam menjual kios yakni menggunakan nama yang berbeda dengan pedagang yang menyewa kios tersebut. Ia menegaskan akan mengusir pemilik kios yang melakukan trik tersebut.

"Kayak itu ada beberapa kan yang kita usir. Jadi kalo kamu dagang, nama kamu berbeda dengan yang dagang, kita akan usir. Sekarang kan kita udah mulai persiapin yang perkulakan dengan kartu-kartu yang Bank DKI supaya saya gampang kontrol ini punya siapa," tegas Ahok.

Sementara itu, Area Manager PD Pasar Jaya Wilayah Jakarta Selatan Mahfudin mengatakan bahwa saat ini sekitar 30 persen penyewa kios angkat kaki karena harga sewa yang kian mahal. Selain harga sewa, masalah lahan parkir yang sedikit dan prasarana yang minim juga menjadi salah satu penyebab sepinya Pasar Santa kini.

"PD Pasar Jaya selaku pengelola akan segera melakukan pembicaraan dengan pemilik usaha sekaligus developer berkenaan dengan biaya sewa, kemudian kita sampaikan beberapa perbaikan fasilitas yang kita siapkan supaya pengunjung khususnya food court di lantai 1 bisa ramai," kata Mahfudin. (nkn/rvk)