"Untuk motifnya masih kami dalami, apakah korban pembunuhan atau apa. Tim masih bekerja," ujar Kapolsek Kembangan Kompol Aldo Ferdinan saat dihubungi detikcom, Rabu (21/9/2016).
Akbar ditemukan pada Selasa (20/9) sore. Saat ditemukan, kondisi mayat sudah membusuk. Akbar mengenakan kaus warna hitam dan celana sekolah berwarna putih, lengkap dengan sepatu sekolahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dilihat secara visual mayatnya itu kalau dilihat dari posisi lebam, sudah lebih dari sekitar 4 harian. Jadi sudah mulai busuk," ungkapnya.
Ia melanjutkan, Akbar sebelumnya dilaporkan hilang oleh orangtuanya pada Jumat (17/9) lalu. Akbar saat itu berpamitan hendak berangkat ke sekolah. (mei/aan)











































