"Jadi gini, mereka itu kan napi-napi yang sudah sering membantu atau bekerja di rutan, ya seperti kerja bakti gitu pengecatan dan perbaikan atap rutan Soppeng atau lainnya. Kemudian karena sudah bekerja keras, dia (Irpan) berjanji untuk mengajak mereka refreshing," ucap Sahabuddin saat dikonfirmasi melalui telepon kepada detikcom, Rabu (21/9/2016).
Sahabuddin menambahkan, Irpan sudah mengakui kalau hal itu salah. Namun karena sudah terlanjur janji makanya dia tetap mengajak 17 napinya itu untuk pelesir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagaimana diketahui, Karutan Soppeng Irpan dicopot dari jabatannya setelah mengajak 17 narapidana piknik ke tempat wisata pemandian air panas Lejja, Kabupaten Soppeng, pada sabtu (17/9) lalu. Mereka digerebek oleh Kapolres Soppeng AKBP Dodied Prasetyo Aji, Kepala Rutan bersama 13 napi, 3 sipir, 5 perempuan dan beberapa botol bir dan tuak di meja, 4 Napi lainnya juga diamankan di kolam air panas.
Sahabuddin menambahkan, atas tindakan membawa keluar napi, Karutan Soppeng ditarik ke Kanwil Sulsel di Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut. (adf/dra)











































