Pantauan detikcom, Irwandi-Nova tiba di kantor KIP Aceh di jalan Teuku Nyak Arief, Banda Aceh sekitar pukul 09.40 WIB, Rabu (21/9/2016). Keduanya langsung masuk ke dalam untuk menyerahkan seluruh dokumen pendaftaran dan diterima oleh komisioner KIP. Sementara ratusan pendukungnya menunggu di luar gedung.
Irwandi-Nova menjadi pasangan pertama yang mendaftar ke KIP sebagai calon gubernur dan wakil gubernur. Pasangan ini didukung oleh Partai Demokrat, Partai Nasional Aceh (PNA), Partai Damai Aceh (PDA), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), dengan total 13 kursi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Irwandi merupakan mantan gubernur Aceh periode 2007-2012. Sementara Nova menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat.
Pada Pilkada serentak 2017 mendatang pasangan ini berkeinginan untuk mewujudkan "Pilkada Halal". Ia meminta kepada pendukungnya untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum seperti fitnah dan perusakan.
Irwandi berharap semua kandidat baik dari partai koalisi partai politik maupun independen agar bisa ditetapkan sebagai peserta dalam Pilkada 2017 mendatang. Tujuannya agar putra terbaik Aceh mendapat kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan membangun Aceh.
"Biarlah rakyat Aceh yang menentukan pilihannya secara demokratis, jujur dan adil terhadap putra-putra terbaik Aceh. Dengan demikian pesta demokrasi di Aceh akan lebih berkualitas," jelas Irwandi.
Menurutnya kesuksesan pelaksanaan Pilkada menjadi tanggung jawab semua pihak. "Kami berharap Pilkada berlangsung demokrasi, aman dan damai," jelasnya.
Usai memberikan keterangan kepada wartawan, pasangan Irwandi-Nova beserta pendukungnya meninggalkan KIP sekitar pukul 11.00 WIB. (dra/dra)











































