PDIP Ingin Jadi Pengusung Utama, Ahok: Masa 3 Parpol Lain Dibuang?

PDIP Ingin Jadi Pengusung Utama, Ahok: Masa 3 Parpol Lain Dibuang?

Niken Purnamasari - detikNews
Rabu, 21 Sep 2016 10:18 WIB
PDIP Ingin Jadi Pengusung Utama, Ahok: Masa 3 Parpol Lain Dibuang?
Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - PDIP menyatakan sebagai pengusung utama pasangan cagub-cawagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Padahal, sebelumnya Ahok telah didukung oleh NasDem, Hanura dan Golkar. Ahok menyatakan ketiga parpol pendukungnya

"Nggak dong (PDIP jadi pengusung utama). Tiga kan gabung. Masa dibuang 3 (parpol pendukung Ahok)," kata Ahok di Balai Kota, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (21/9/2016).

Ketiga partai pendukung tersebut direncanakan akan hadir turut mengantarkan Ahok-Djarot yang mendaftarkan sebagai pasangan cagub-cawagub DKI ke KPU Provinsi DKI Jakarta pada hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka (3 parpol pendukung) mau isi form tanda tangan. Kan ada formulir KPU DKI, partainya siapa aja. Yang pasti nomor urut 1 PDIP, sesuai urutan kursi," ujar cagub petahana itu.



Dalam pernyataan sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan dengan jumlah kursi yang lebih banyak, maka PDIP sesuai dengan Undang-Undang disebut sebagai pengusung.

"Namanya pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol. Ini kan diusung bersama-sama. Bahwa PDIP kursinya lebih banyak, itulah oleh UU disebut sebagai pengusung. Itu kan undang-undang. Pengusung itu kan artinya dia memenuhi syarat untuk bisa maju sendiri," ungkap Hasto. (nkn/tor)


Berita Terkait