"Nggak perlu rombak. Tim sukses yang kemarin tetap," ungkap Ketua DPD Golkar DKI Fayakhun Andriadi saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (21/9/2016).
Tim sukses Ahok sebelum PDIP resmi bergabung telah terbentuk dengan diketuai oleh politisi Golkar, Nusron Wahid. Fayakhun menilai timses itu sudah cukup baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi PDIP tinggal setor nama. Nggak perlu diganti," imbuh Fayakhun.
Sebelumnya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan tim pemenangan antara empat partai pengusung akan dibentuk setelah pendafatran pasangan Ahok-Djarot siang nanti. Ia menyebut timses yang dipimpin Nusron hanya sebagai wadah komunikasi antara Golkar, NasDem, dan Hanura.
"(Timses Ahok) itu kan untuk membangun dialog, wajar. Nanti membentuk tim bersama. Yang membentuk kan pasangan calon, tim kampanye itu," beber Hasto usai pengumuman pasangan calon yang diusung PDIP dalam pilkada serentak, Selasa (20/9) malam.
"Yang penting daftar dulu besok. Kan ada tahapan-tahapannya. Abis itu baru bentuk tim pemenangan," pungkasnya. (elz/tor)










































