Golkar: Keputusan PDIP Usung Ahok-Djarot Sangat Tepat

Golkar: Keputusan PDIP Usung Ahok-Djarot Sangat Tepat

Herianto Batubara - detikNews
Rabu, 21 Sep 2016 06:01 WIB
Golkar: Keputusan PDIP Usung Ahok-Djarot Sangat Tepat
Ahok dan Djarot salam komando (Foto: Hasan Al Habshy/detikFoto)
Jakarta - PDIP resmi mengusung pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dalam Pilgub DKI 2017. Partai Golkar menilai keputusan tersebut sudah tepat.

"Saya menyambut baik keputusan PDIP mencalonkan Ahok dan Djarot untuk DKI. Keputusan tersebut merupakan keputusan yang sangat tepat," kata Ketua DPP Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya, Rabu (21/9/2016).

Agus menyebut beberapa alasan dirinya menyatakan keputusan PDIP sudah tepat. Menurutnya selama ini tingkat kepuasan masyarakat terhadap Ahok sangat tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ahok-Djarot telah membuktikan sebagai hubernur dan wagub yang mampu mendeliver kebijakan yang strategis walaupun kondisi begitu sulit, dan bahkan sering dianggap melawan arus. Namun sesungguhnya anggapan 'melawan arus' tersebut menurut saya adalah semata-mata memiliki motif politis, sebab terbukti tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Ahok sebagai gubernur adalah sangat tinggi, yaitu 70 persen," ucapnya.

"Data statistik sesungguhnya menjelaskan bahwa arus (mungkin silent majority) justru mendukung Ahok dalam mengambil keputusan-keputusan atau kebijakan-kebijakan yang seolah dianggap menyulitkan rakyat," sambung Agus.

(Baca juga: Antisipasi Macet, Ahok Imbau Simpatisan Tonton Pendaftarannya via Facebook)



Agus menilai Jakarta adalah daerah terpenting di Indonesia karena menjadi pusat pemerintahan dan bisnis. Karena itu dibutuhkan pemimpin yang berpengalaman dan telah menunjukkan kinerja baik.

"Kita berikan kesempatan bagi Ahok dan Djarot untuk melanjutkan memimpin Jakarta. Jakarta tidak boleh dipimpin oleh orang-orang yang belum terbukti," ujarnya.

Lalu, ditambahkan Agus, reformasi birokrasi yang dilakukan Ahok-Djarot di Jakarta merupakan contoh yang sangat baik untuk kampanye revolusi mental yang dicanangkan Presiden Jokowi.

"Ini perjalanan yang panjang, melelahkan dan penuh tantangan, tetapi Ahok-Djarot sudah memulainya dengan baik, Jakarta tidak bisa mundur kembali," katanya. (hri/hri)


Berita Terkait