Sambil Terisak, Istri Irman Gusman Ceritakan Saat KPK Tangkap Suaminya

Wisnu Prasetiyo Adi Putra - detikNews
Selasa, 20 Sep 2016 20:15 WIB
Istri Irman Gusman, Liestyana Rizal Gusman (Foto: Lamhot Aritonang/detikFoto)
Jakarta - Istri Irman Gusman, Liestyana Rizal Gusman, mendatangi gedung DPR RI. Maksud kedatangannya untuk mengklarifikasi apa yang terjadi di malam penangkapan suaminya oleh KPK. Sambil terisak, Liestyana menceritakan peristiwa yang terjadi pada Sabtu (17/9) malam itu.

"Malam itu saya, jam 1 malam, sedang salat. Suami saya masuk ke kamar saya masih salat. Lalu dia ganti piyama. Saya bilang 'Pah pintu depan belum ditutup'. Pas keluar kamar sudah ada orang KPK berteriak-teriak sambil membawa kamera. Mereka langsung bilang 'bapak kami tangkap, bapak terima suap'," kata Liestyana yang didampingi Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan Wakil Ketua II DPD GKR Hemas di Gedung DPR MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Liestyana Rizal Gusman memberikan keterangan terkait penangkapan suaminya (Lamhot Aritonang/detikFoto)Liestyana Rizal Gusman memberikan keterangan terkait penangkapan suaminya (Lamhot Aritonang/detikFoto)

Liestyana mengatakan saat sudah berada di bawah, KPK langsung mencecar Irman dengan mengatakan bahwa Ketua DPD tersebut menerima suap untuk mengatur kuota gula impor. Hal tersebut langsung dibantah oleh Memi, yang memberi suap pada Irman, dengan mengatakan apa yang diberinya ke Irman adalah oleh-oleh.

"Pokoknya Bapak didoktrin sedemikian rupa oleh KPK dengan cara yang tidak sopan. Lalu bapak menanyakan surat tugas oleh KPK," ujar Liestyana.

"Lalu dia (KPK) menunjukkan surat tugas dan tertulis surat tangkap atas nama Tanto (Xaveriandi Sutanto) dan tertanggal 24 Juni 2016," lanjutnya.

Liestyana Rizal Gusman membantah suaminya tertangkap tangan menerima suap (Lamhot Aritonang/detikFoto)Liestyana Rizal Gusman membantah suaminya tertangkap tangan menerima suap (Lamhot Aritonang/detikFoto)

Dari pengakuan Liestyana, setelah Irman dibawa KPK, Tanto kembali lagi ke dalam rumah Irman sambil berteriak 'eh mana uang yang Rp 100 juta untuk beli mobil'. Setelah Tanto berteriak seperti itu, Liestyana langsung lari ke atas untuk mengambil bungkusan dari Memi.

"Saya lari ke atas, saya ambil lalu saya lempar ke bawah. Setelah saya berikan ke KPK, Bapak langsung dibawa," tuturnya sambil terisak.

Dirinya merasa sedih dengan pemberitaan yang mengatakan bahwa KPK melakukan OTT pada Irman. Padahal, menurutnya, Memi dan Tanto datang ke rumah Irman dengan sedikit memaksa pihak keamanan dengan mengatakan bahwa mereka hanya ingin memberikan kado pada Irman malam itu.

"Memi maksa untuk ketemu Bapak. Bilang saya (Memi) mau ketemu bentar saja karena besok pagi sudah pulang. Dan setelah saya baca berita, Bapak di OTT, itu tidak ada. Itu yang terjadi," tutupnya. (wsn/hri)