Pengadilan AS Setuju untuk Tinjau Ulang Kasus Schiavo

Pengadilan AS Setuju untuk Tinjau Ulang Kasus Schiavo

- detikNews
Rabu, 30 Mar 2005 17:38 WIB
Jakarta - Kasus Terri Schiavo masih ramai diberitakan media-media AS. Orangtua perempuan yang koma belasan tahun itu, secara tidak terduga mendapatkan kemenangan hukum atas kasus putrinya. Pengadilan federal AS menyetujui untuk mempertimbangkan permintaan mereka guna menggelar hearing baru yang akan memutuskan soal pemasangan kembali selang makanan ke tubuh Schiavo. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Rabu (30/3/2005).Padahal pekan lalu, pengadilan yang sama telah dua kali menolak permohonan orangtua Schiavo, yang terus berjuang untuk menyelamatkan jiwa putri mereka. Namun waktu terus berjalan. Ayah Schiavo, Bob Schindler prihatin melihat kondisi putrinya yang tidak diberi makan dan minum selama 12 hari."Dia masih kelihatan begitu cantik dalam kondisi seperti ini. Anda bisa melihat dampak tidak adanya makanan dan minuman selama 12 hari. Fungsi-fungsi tubuhnya masih bekerja. Kami masih memiliki dia," ujar Schindler.Para dokter menyatakan bahwa Schiavo yang berusia 41 tahun itu kemungkinan akan meninggal dalam satu atau dua minggu jika selang-selang makanan yang menjadi satu-satunya penunjang hidupnya tidak dipasang kembali.Putusan terbaru yang dikeluarkan pengadilan hari ini menjadi secercah harapan bagi orangtua Schiavo. Mereka sebelumnya selalu mengalami kekalahan dalam persidangan mengenai nasib anak mereka yang menderita kerusakan otak parah pada tahun 1990 silam. Sejak saat itu, Schiavo berada dalam kondisi koma terus-menerus.Tabung-tabung makanan Schiavo dicabut pada 18 Maret lalu atas perintah pengadilan yang diupayakan oleh suaminya, Michael. Suami Schiavo bersikeras bahwa istrinya tidak ingin terus hidup dengan kondisi seperti itu. Karena itu ia gigih meminta agar tabung makanan yang menopang hidup istrinya dicabut agar penderitaannya berakhir. Namun ayah dan ibu Schiavo menentang keras keinginan Michael tersebut. Mereka berkeyakinan bahwa putri mereka pasti masih ingin terus hidup.Penderitaan Schiavo telah mengundang simpati dan perhatian media serta masyarakat AS. Bahkan kasus ini juga menjadi perdebatan sengit di Gedung Putih dan Senat AS. (ita/)


Berita Terkait