Pramono Anung: Pilkada DKI Pertarungan Gagasan, Bukan SARA

Pramono Anung: Pilkada DKI Pertarungan Gagasan, Bukan SARA

Ray Jordan - detikNews
Selasa, 20 Sep 2016 19:07 WIB
Pramono Anung: Pilkada DKI Pertarungan Gagasan, Bukan SARA
Foto: Muhammad Iqbal/detikcom
Jakarta - Masa pendaftaran calon yang akan ikut di Pilkada serentak 2017, akan segera dibuka, termasuk untuk Pilkada DKI. Pemerintah berharap, proses demokrasi tersebut dapat berjalan lancar dan bebas dari isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah berkewajiban mengawal proses demokrasi tersebut agar dapat berjalan baik. Kebebasan rakyat untuk memilih tanpa intervensi juga harus di kedepankan.

"Termasuk di DKI Jakarta. Sehingga dengan demikian karena demokrasi itu bukan persoalan etnisitas, bukan persoalan agama, bukan persoalan apapun, tapi ya siapa yang kemudian dipilih oleh rakyat. Berilah kesempatan kepada rakyat memilih pemimpin terbaik yang dimiliki, siapapun itu," kata Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono mengatakan, Pilkada DKI Jakarta menjadi pusat gravitasi bagin Pilkada di daerah lain. Untuk itu Jakarta harus menjadi contih demokrasi yang baik.

"Mudah-mudahan, ke depan ini, setelah nanti tanggal 21-23 itu kita sudah punya calon. Pertarungannya adalah pertarungan gagasan ide program, bukan lagi persoalan suka enggak suka, atau persoalan hal yang berkaitan dengan SARA. Ini negara demokrasi, ini negara pluralisme, negara kesatuan Republik Indonesia," tegas Pramono.

Lalu, bagaimana perhatian pemerintah di sisi keamanan untuk Pilkada serentak ini?

"Kalau pemerintah menjamin pasti aman," jawab Pramono. (jor/tfq)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads